Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

Demokrat: Capres 2029 Ada Waktunya Nanti, Kami Belum Dengar Selain Prabowo

×

Demokrat: Capres 2029 Ada Waktunya Nanti, Kami Belum Dengar Selain Prabowo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Partai Demokrat merespons Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia yang menyebut partainya akan mengusung Prabowo Subianto sebagai capres 2029. Demokrat mengatakan belum ada pembicaraan terkait pilpres. "Pertama, belum pernah ada pembicaraan mengenai capres dan cawapres di 2029 di kami karena ketum kami mas AHY adalah bagaimana kita mendapatkan tugas kemarin kepercayaan dari Bapak Presiden Prabowo di pemerintahan," ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra kepada wartawan, Sabtu (10/10/2026).

Herzaky menyebut hal itu tentu akan ada waktunya untuk dibicarakan. Namun, ia menyebut Demokrat menghargai pernyataan Golkar tersebut. "Tentu kalau bicara mengenai capres pada tahun 2029, ada waktunya nanti, saat ini kami belum pernah dan belum mendengar ada nama selain Bapak Presiden Prabowo untuk kontes 2029.

Example 300x600

kalau bicara mengenai wakil, ya itu perbincangan bersama antara capres dan para partai yang akan mengusungnya," katanya. "Kami tentu menghargai dan menghargai teman-teman-teman yang hari ini sudah bersiap untuk Presiden 2029," sambungnya. Kemudian, Herzaky mengatakan Demokrat hingga kini masih fokus menunaikan janji-janji kinerja Menko Infrastruktur Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Tapi kalau demokrat kebanyakan tegas dan jelas, kami fokus memastikan pemerintahan ini sukses, pemerintahan Prabowo sukses ini komitmen demokrat terus dengan janji, dan inilah bentuk loyalitas kami," katanya. "Tak perlu cap sana, cop sini, tapi fokus saja, kerja.. kerja..

Apalagi menjadi amanah kami hari ini dan dipenuhi Bapak Presiden Prabowo, kita laksanakan dengan semangat," tambahnya. Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut partainya mendukung Prabowo Subianto sebagai capres di tahun 2029. Namun untuk calon wakil presidennya, masih belum ditentukan.

"Standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya," kata Doli kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat (9/10/2026). Doli menyebut Golkar belum menentukan siapa cawapres yang didukung di 2029, sebab penentuannya akan dilakukan diakhir. Penentuan siapa cawpres biasanya akan diputuskan jelang pendaftaran pasangan calon.

"Kenapa tidak sekaligus calon wakil presidennya? Pertama, waktu itu saya jelaskan, untuk penetapan atau penentuan penetapan calon wakil presiden itu selalu nanti biasanya menjelang-menjelang, pendaftaran capres dan cawapres," katanya.\n\nPresiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemilu masih jauh terkait Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dua periode. Ucapannya itu berbeda dibanding pada September 2025.

Ketua umum relawan Bara JP, Willem Frans Ansanay, menyebutkan masih belum ada perintah lain dari Jokowi. "Ya kami Bara JP karena perintahnya dua periode, ya kami menjalankan. Belum ada perintah baru," kata Willem ketika dihubungi, Jumat (9/10/2026).

Sebagai informasi, pada 2025, perintah Jokowi kepada relawannya, terkhusus Bara JP, agar mendukung Prabowo-Gibran untuk dua periode. Jokowi saat itu membenarkan memberikan perintah dukungan itu ke relawannya. Kembali ke Willem, dia menduga banyak aspek yang dipertimbangkan Jokowi ketika menyebut pemilu masih jauh, salah satunya kondisi yang ada di masyarakat.

Namun makna sesungguhnya dari perbedaan ucapan itu, Willem menyatakan hanya Jokowi sendiri yang tahu. "Jadi kalau saya Bara JP ya saya menduga, kan boleh dong. Menduga mungkin banyak aspek yang Pak Jokowi pertimbangkan ya.

Tapi yang yang sebenarnya tahu pernyataan Pak Jokowi kan hanya Pak Jokowi sendiri kan," sebutnya. Willem menyebutkan sikap Bara JP masih mendukung Prabowo-Gibran 2 periode karena belum ada perintah terbaru dari Jokowi. Dia mengatakan akan menjalankan perintah Jokowi jika ada arahan terbaru.

"Nah, kami masih menunggu saja, kalau perintahnya Pak Jokowi pemilunya 2029 seperti apa, ya kami ikuti saja apa yang disampaikan oleh Pak Jokowi," ucapnya. Lebih lanjut, Willem juga menduga ucapan Jokowi yang berbeda itu karena didasari pertanyaan wartawan yang diajukan. Sebab, memang pemilu sendiri masih akan berlangsung beberapa tahun lagi.

"Jadi, jadi kalau pernyataan Pak Jokowi pemilu masih jauh itu kan barangkali beliau ditanya wartawan tentang apakah masih tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode, ya. Kemungkinan pertanyaan wartawan seperti itu sehingga beliau menjawab masih jauh pemilunya," katanya. Diketahui, Jokowi mengatakan bahwa pemilu masih jauh ketika ditanyai soal dukungan ke Prabowo-Gibran dua periode.

Pernyataan Jokowi berbeda dengan September 2025. "Pemilu masih jauh," kata Jokowi, dilansir detikJateng, Jumat (9/10/2026). Jokowi menjawab pertanyaan perihal mendukung Prabowo-Gibran dua periode.

Ketika dicecar kembali, Jokowi tetap menyampaikan pemilu masih jauh. Dia mengatakan semua pihak masih bekerja untuk rakyat. "Masih jauh 2029, semuanya kerja dulu, entah kerja politik, entah kerja di pemerintahan, kerja untuk rakyatlah semuanya," ucap dia.

Ucapan itu berbeda dengan September 2025. Kala itu, Jokowi mengungkapkan dia memerintahkan relawan Bara JP mendukung Prabowo-Gibran dua periode. "Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu (dukung Prabowo-Gibran dua periode)," kata Jokowi saat ditanya mengenai pernyataan relawan Bara JP mendapat arahan mendukung Prabowo-Gibran dua periode, seperti dilansir detikJateng, Jumat (19/9/2025).

Jokowi kembali menegaskan dia memerintahkan relawan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran dua periode. "Ya memang sejak, apa, saya perintahkan seperti itu untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo-Gibran dua periode," ungkapnya. Simak Video 'Jokowi Dulu Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Kini Sebut Pemilu Masih Jauh':\n\nPartai Demokrat merespons Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia yang menyebut partainya akan mengusung Prabowo Subianto sebagai capres 2029.

Pertama, waktu itu saya jelaskan, untuk penetapan atau penentuan penetapan calon wakil presiden itu selalu nanti biasanya menjelang-menjelang, pendaftaran capres dan cawapres," katanya.

Sumber: News – Detikcom

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima sejumlah perwakilan buruh yang sebelumnya berunjuk rasa di DPR. Pertemuan itu dilakukan terkait dengan audiensi. Pertemuan digelar di gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Sejumlah perwakilan buruh disambut langsung oleh Listyo Sigit…