Ia jalan kaki sejauh 2 kilometer ke kantor polisi dari rumahnya, untuk melaporkan ayahnya, yang diduga menyekap dan menyiksa ibunya.
Peristiwa ini terjadi di Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada Senin (19/10). Merespons laporan anak itu, polisi langsung mendatangi rumah dan berhasil mengamankan korban.
Seorang anggota Polsek Pontianak Barat membenarkan peristiwa itu. Saat dikonfirmasi pada Selasa malam, (20/10), ia menyampaikan peristiwa tersebut terjadi di wilayah Polsek Pontianak Barat.
"Di Polsek Pontianak Barat," kata personel polisi yang minta anonimitas itu.
Dari rekaman video yang diterima, peristiwa itu bermula ketika sang anak melihat ibunya mengalami tindakan kekerasan di rumah. Ia pun memutuskan mencari bantuan dengan berjalan kaki menuju kantor polisi, ditemani sahabatnya.
Setelah menerima laporan, polisi segera mendatangi rumah pelaku. Di lokasi, petugas menemukan ibu korban dalam kondisi wajah lebam diduga akibat mengalami penganiayaan.
“Om, tadi leher Mama dicekik,” kata anak tersebut kepada polisi, menjelaskan kondisi ibunya.
Korban mengaku telah disiksa dan disekap selama semalaman oleh suaminya. Kini kondisi korban telah diamankan aparat kepolisian untuk mendapatkan perlindungan dan penanganan lebih lanjut.
Aksi bocah tersebut menuai pujian karena keberaniannya dalam menyelamatkan ibunya meskipun harus menempuh jarak 2 kilometer dengan berjalan kaki.


















