Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyampaikan warga melihat sosok kerangka pada pukul 13.00 WIB dan melapor ke polisi.
"Petugas Polsek Pajangan bersama tim Inafis Polres Bantul mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan saksi," kata Rita, Selasa (20/10). Kepada polisi, warga tersebut bercerita melihat banyak burung terbang di satu titik.
Lantaran penasaran, warga tersebut lalu naik ke lokasi tersebut. Sesampainya di sana, warga tersebut justru menemukan kerangka manusia.
Rita menuturkan petugas Puskesmas Pajangan turut memeriksa kerangka tersebut. Kondisi kerangka sudah rusak dan diperkirakan telah meninggal dunia empat sampai lima bulan lalu.
"Tulang-belulang ditemukan dalam kondisi relatif lengkap, meskipun beberapa bagian tubuh masih menyisakan jaringan daging dan kulit yang telah mengalami pembusukan.
Pemeriksaan luar juga menunjukkan rambut korban sudah menipis," jelasnya.
Di sisi lain, pemeriksaan awal tim Inafis, sidik jari tidak dapat diidentifikasi karena kondisinya sudah mengering. Pada gigi, ditemukan satu gigi bagian atas dan satu gigi kiri bawah ompong.
Berdasarkan bentuk panggul, korban diduga berjenis kelamin laki-laki.
"Namun, kepastian mengenai identitas dan jenis kelamin korban masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter forensik," terangnya.
Ditemukan Sejumlah Barang Di sekitar kerangka, polisi juga menemukan barang yaitu kunci sepeda motor Honda, korek gas, celana pendek hitam, dan kaus hitam.
Di sisi lain, petugas juga menerima informasi soal seorang warga di wilayah Watugedug, Guwosari, yang belum kembali ke rumah. Keluarga warga yang hilang itu, telah melihat kerangka tersebut, tetapi belum dapat memastikan apakah temuan itu berkaitan dengan anggota keluarga yang hilang.
"Untuk sementara, identitas korban belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.
Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi," kata Rita.
Kerangka tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan forensik.


















