Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengajak seluruh pengurus dan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk terus berinovasi. Ia juga mendorong penguatan kelembagaan organisasi agar semakin solid, baik dalam aspek sosial maupun kesejahteraan. Hal tersebut disampaikan Rusdi saat membuka Rapat Kerja (Raker) KORPRI Kabupaten Pasuruan di Hall Taman Candra Wilwatikta, Kamis (24/9).
Rusdi menekankan pentingnya membangun korsa dan sinergi antaranggota KORPRI. Menurutnya, KORPRI tidak cukup hanya menjadi organisasi formal, tetapi juga harus mampu menjadi wadah yang memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya. "Yang paling penting adalah bagaimana KORPRI ini semakin solid.
Ada rasa kebersamaan, saling membantu dan saling menguatkan. Jangan sampai anggota hanya merasa menjadi bagian dari organisasi ketika ada kegiatan formal saja," pesannya, dalam keterangan tertulis, Selasa (29/9/2026). Lebih lanjut, Rusdi menekankan pentingnya penguatan mekanisme santunan yang dilakukan secara gotong royong.
Ke depan, KORPRI akan berkoordinasi dengan TASPEN terkait rencana penambahan iuran sebesar Rp5.000 per anggota, dengan opsi tambahan iuran yang disesuaikan dengan pilihan dan kemampuan masing-masing anggota. "Semangatnya adalah gotong royong. Ketika ada anggota yang mengalami musibah, jangan dibiarkan menghadapi sendiri.
KORPRI harus hadir," ujarnya. Sebelumnya, Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Pasuruan, Diano Vela Fery Santoso, menjabarkan sejumlah agenda strategis organisasi. Agenda tersebut meliputi penguatan struktur KORPRI pada unit-unit kerja, peningkatan kepedulian sosial bagi anggota, pengembangan keanggotaan, serta upaya membangun unit usaha dengan tujuan memberikan manfaat ekonomi bagi anggota.
Agenda lainnya, yakni memperluas keanggotaan KORPRI dengan membuka ruang bagi pegawai non-PNS sesuai ketentuan yang berlaku. KORPRI juga mendorong pembentukan unit usaha organisasi sebagai tindak lanjut dari kevakuman Koperasi Karyawan Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang masih membutuhkan penataan kembali. Langkah tersebut diharapkan dapat menghadirkan aktivitas ekonomi yang produktif sekaligus memberikan manfaat bagi anggota.
Selain itu, Raker KORPRI juga membahas penataan struktur organisasi yang akan dipersiapkan untuk dilantik oleh Rusdi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi KORPRI pada November mendatang. Dalam Raker yang berlangsung dinamis tersebut, turut hadir salah satu anggota KORPRI, Fauzy, yang berhasil mengembangkan usaha di sektor pariwisata. Kehadirannya menjadi inspirasi bagi anggota KORPRI bahwa di tengah menjalankan tugas sebagai aparatur, terdapat peluang untuk mengembangkan potensi ekonomi secara kreatif dan produktif.
"Yang dibutuhkan bukan sekadar keberanian memulai usaha. Tetapi bagaimana kita melihat peluang, mengelola risiko, dan konsisten mengembangkannya. Semoga kita semua bisa mulai membangun kemandirian dan sumber penghasilan tambahan secara terencana," ujarnya bersemangat.
Fauzy membagikan pengalamannya dalam mengembangkan usaha wisata yang dirintisnya. Ia berharap langkah tersebut dapat diikuti oleh anggota lainnya agar dapat mengembangkan potensi dan kreativitas di luar tugas kedinasan dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku.\n\nBupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengajak seluruh pengurus dan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk terus berinovasi. Ia berharap langkah tersebut dapat diikuti oleh anggota lainnya agar dapat mengembangkan potensi dan kreativitas di luar tugas kedinasan dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku.














